Selasa, 21 Desember 2010

Kisah Nyata Bar'ah -Gadis berumur 10 Tahun yg Hapal al-Qur'an


Ini adalah kisah gadis berumur 10 tahun yang bernama Bar`ah, orangtuanya dokter asal Mesir dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Pada usia ini, Bar `ah telah menghapal seluruh Al-Qur`an dengan tajwid, dia sangat cerdas. Gurunya mengatakan bahwa dia sangat maju untuk anak seusianya.

Keluarganya berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya.

Suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan diketahuilah ibu bar'ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.

Ibu bar'ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika suatu hari nanti ia terbangun dan menemukan ibunya tak lagi berada di sampingnya.

Inilah ucapan ibu bar'ah kepadanya, "Bar`ah, ibu akan pergi ke surga lebih dulu, tapi ibu ingin kamu selalu membaca Al-Qur`an dan menghapalkannya setiap hari, karena ia akan menjadi pelindungmu kelak."

Gadis kecil itu tidak terlalu mengerti apa yang ibunya berusaha beritahukan, tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ibunya mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama.

Hari-hari selanjutnya jadi sangat berat bagi Bar'ah. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca al-Qur`an untuk ibunya hingga malam, sampai ayahnya datang dan membawanya pulang.

Suatu hari, pihak rumah sakit memberitahu ayah Bar'ah bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepatnya. Ayah bar'ah segera menjemput Bar`ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit.

Bisa dibayangkan bagaimana sedihnya hati sang ayah membayangkan jika anak gadisnya akan tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu.

Ketika mereka tiba di depan rumah sakit, sang ayah meminta Bar'ah untuk tinggal di mobil , agar dia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia.

Ayahnya keluar dari mobil dengan penuh air mata, ia menyeberang jalan dengan tergesa-gesa agar bisa segara sampai ke rumah sakit, tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah Bar'ah dan ia meninggal seketika. Kejadian itu berlangsung di depan putrinya itu.

Tak terbayangkan tangis sang gadis kecil pada saat itu...

Tragedi Bar`ah belum selesai sampai di sini, berita kematian ayahnya yang disembunyikan dari ibu Bar'ah yang masih opname di rumah sakit, namun setelah lima hari semenjak kematian suaminya, akhirnya ibu Bar'ah meninggal dunia juga.

Kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orangtuanya, orangtua teman-teman sekolah Bar'ah memutuskan untuk mencarikan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya.
Karena sekarang Bar'ah tak punya siapa-siapa lagi di Saudi Arabia.

Tak berapa lama tinggal di Mesir gadis kecil Bar`ah mulai mengalami nyeri mirip dengan ibunya dan oleh keluarganya ia lalu di periksakan, dan setelah beberapa kali tes di dapati Bar'ah juga mengidap kanker. Tapi sungguh mencengangkan kala ia di beritahu kalau ia menderita kanker.

Inilah perkataan Bar’ah, "Alhamdulillah, sekarang aku akan bertemu dengan kedua orang tuaku."

Semua teman dan keluarganya terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia tetap sabar dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya!

Subhanallah

Orang-orang mulai mendengar tentang Bar`ah dan ceritanya, dan pemerintah Saudi Arabia memutuskan untuk mengurusnya dan mengirimnya ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini.

Salah satu saluran TV Islam (Al Hafiz TV) mendapat kontak dengan gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca al-Qur`an, dan ini adalah suara yang indah yang di lantunkan oleh bar’ah (http://www.youtube.com/watch?v=NnNS9ID9Ecw)

Mereka menghubungi lagi Bar’ah sebelum ia pergi ke Coma (nama kota) dan dia berdoa untuk kedua orangtuanya dan menyanyikan Nasyid yang syahdu ini (http://www.youtube.com/watch?v=yD5S-jtxFls)

Hari-hari terlewati dan kanker mulai menyebar di seluruh tubuhnya, para dokter memutuskan untuk mengamputasi kakinya, dan ia telah bersabar dengan apa yang ditetapkan Allah baginya.

Beberapa hari setelah operasi amputasi kakinya kanker sekarang menyebar ke otaknya, lalu dokter memutuskan untuk melakukan operasi otak. Dan sekarang bar'ah berada di sebuah rumah sakit di Inggris menjalani perawatan.

Bar'ah mengharapkan doa kita.

Jumat, 17 Desember 2010

Hampa


aku hanya seorang diri
bercerita pada pena dan kertas usam
bercerita tentang jeritan hati
kerinduan pada seorang kekasih
kerinduan akan kejujuran hati
kerinduan akan nyanyian sunyi
kerinduan akan kedamaian hidup ini
kerinduan pada Rhido ILLAHI

1 Muharram 1432 H


Alhamdulillah, terimah Kasih ya Roob.. Engkau masih memberikan aku kesempatan tuk mengais d bumi tempat q berpijak ini... semoga d tahun baru ini kami mampu tuk berikan yang terbaik buat Agama, Negara, Khususnya bagi Orang tua kami...
q lukiskan bukti syukur q padaMU ya Roob.. dengan berkumpul bersama teman, dan para kakak-kakak kami d 1 Muharram ini.. dengan harapan yang sama... yaitu ciptakan manusia insan Qur'ani... sehingga setiap langkah dan tindakan kami adalah apa yang d tulis dalam Al-qur'an...
diatas adalah salah satu foto yang kami kutip pada tgl 1 muharram 1432 H.

Selasa, 14 Desember 2010

Sunnahnya Puasa Asyura di bulan Muharam


Puasa selain merupakan ibadah yang mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala juga mengandung sekian banyak manfaat yang lain. Dengan berpuasa seseorang dapat mengendalikan syahwat dan hawa nafsunya. Dan puasa juga menjadi perisai dari api neraka. Puasa juga dapat menghapus dosa-dosa dan memberi syafaat di hari kiamat. Dan puasa juga dapat membangkitkan rasa solidaritas kemanusiaan, serta manfaat lainnya yang sudah dimaklumi terkandung pada ibadah yang mulia ini.

Pada bulan Muharram ada satu hari yang dikenal dengan sebutan hari ‘Asyura. Orang-orang jahiliyah pada masa pra Islam dan bangsa Yahudi sangat memuliakan hari ini. Hal tersebut karena pada hari ini Allah Subhanahu wa Ta’ala selamatkan Nabi Musa ‘alaihissalam dari kejaran Fir’aun dan bala tentaranya. Bersyukur atas karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadanya, Nabi Musa ‘alaihissalam akhirnya berpuasa pada hari ini. Tatkala sampai berita ini kepada Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wassalam, melalui orang-orang Yahudi yang tinggal di Madinah beliau bersabda,

فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ

“Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi)”.

Yang demikian karena pada saat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam sampai di Madinah, beliau mendapati Yahudi Madinah berpuasa pada hari ini, maka beliau sampaikan sabdanya sebagaimana di atas. Semenjak itu beliau Saw memerintahkan ummatnya untuk berpuasa, sehingga jadilah puasa ‘Asyura diantara ibadah yang disukai di dalam Islam. Dan ketika itu puasa Ramadhan belum diwajibkan.
Adalah Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhu yang menceritakan kisah ini kepada kita sebagaimana yang terdapat di dalam Shahih Bukhari No 1900,

قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المَدِيْنَةَ فَرَأَى اليَهُوْدَ تَصُوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاء فَقَالَ:ماَ هَذَا؟ قَالُوْا هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللهُ بَنِيْ إِسْرَائِيْلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ فَصَامَهُ مُوْسَى. قَالَ: فَأَناَ أَحَقُّ بِمُوْسَى مِنْكُمْ. فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

“Tatkala Nabi Saw datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa ‘alaihissalam berpuasa pada hari ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Saya lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya”. (HR Al Bukhari)

Dan dari Aisyah radiyallahu ‘anha, ia mengisahkan,

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِصِيَامِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانَ كَانَ مَنْ شَاءَ صَامَ وَمَنْ شَاءَ أَفْطَرَ

“Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka”. HR Al Bukhari No 1897

Keutamaan puasa ‘Asyura di dalam Islam.

Di masa hidupnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam berpuasa di hari ‘Asyura. Kebiasaan ini bahkan sudah dilakukan beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam sejak sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan dan terus berlangsung sampai akhir hayatnyaShallallahu ‘alaihi wassalam . Al Imam Al Bukhari (No 1902) dan Al Imam Muslim (No 1132) meriwayatkan di dalam shahih mereka dari Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَومَ فَضْلِهِ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا اليَوْمِ يَوْمُ عَاشُوْرَاءَ وَهذَا الشَّهْرُ يَعْنِي شَهْرُ رَمَضَانَ

“Aku tidak pernah mendapati Rasulullah menjaga puasa suatu hari karena keutamaannya dibandingkan hari-hari yang lain kecuali hari ini yaitu hari ‘Asyura dan bulan ini yaitu bulan Ramadhan”.

Hal ini menandakan akan keutamaan besar yang terkandung pada puasa di hari ini. Oleh karena itu ketika beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam ditanya pada satu kesempatan tentang puasa yang paling afdhal setelah Ramadhan, beliau menjawab bulan Allah Muharram. Dan Al Imam Muslim serta yang lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ. وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الفَرِيْضَةَ، صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”.

Dan puasa ‘Asyura menggugurkan dosa-dosa setahun yang lalu. Al Imam Abu Daud meriwayatkan di dalam Sunan-nya dari Abu Qatadah Ra,

وَصَوْمُ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ إنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَنَة َالتِيْ قَبْلَهُ

“Dan puasa di hari ‘Asyura, sungguh saya mengharap kepada Allah bisa menggugurkan dosa setahun yang lalu”.

Hukum Puasa ‘Asyura

Sebagian ulama salaf menganggap puasa ‘Asyura hukumnya wajib akan tetapi hadits ‘Aisyah di atas menegaskan bahwa kewajibannya telah dihapus dan menjadi ibadah yang mustahab (sunnah). Dan Al Imam Ibnu Abdilbarr menukil ijma’ ulama bahwa hukumnya adalah mustahab.

Waktu Pelaksanaan Puasa ‘Asyura

Jumhur ulama dari kalangan salaf dan khalaf berpendapat bahwa hari ‘Asyura adalah hari ke-10 di bulan Muharram. Di antara mereka adalah Said bin Musayyib, Al Hasan Al Bashri, Malik, Ahmad, Ishaq dan yang lainnya. Dan dikalangan ulama kontemporer seperti Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah. Pada hari inilah Rasullah Saw semasa hidupnya melaksanakan puasa ‘Asyura. Dan kurang lebih setahun sebelum wafatnya, beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

لَئِنْ بَقِيْتُ إِلَى قَابِلٍ َلأَصُوْمَنَّ التَاسِع

“Jikalau masih ada umurku tahun depan, aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)”

Para ulama berpendapat perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam , “…aku akan berpuasa tanggal sembilan (Muharram)”, mengandung kemungkinan beliau ingin memindahkan puasa tanggal 10 ke tanggal 9 Muharram dan beliau ingin menggabungkan keduanya dalam pelaksanaan puasa ‘Asyura. Tapi ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam ternyata wafat sebelum itu maka yang paling selamat adalah puasa pada kedua hari tersebut sekaligus, tanggal 9 dan 10 Muharram..

Dan Al Imam Asy-Syaukani dan Al Hafidz Ibnu Hajar mengatakan puasa ‘Asyura ada tiga tingkatan. Yang pertama puasa di hari ke 10 saja, tingkatan kedua puasa di hari ke 9 dan ke 10 dan tingkatan ketiga puasa di hari 9,10 dan 11. Wallahua’lam.

Kasih sebatas rindu.mungkinkah bisa...?


Aku tak mungkin jadi awan tuk kalahkan teduh matamu,atau meneduhkanmu saat garangnya siang menakutimu.
Aku juga tak bisa jadikan bulan tuk kau berkaca di purnamanya,atau jadi bingkai wajahmu yang tersenyum melambai rayu.
Itu jelas tak mungkin!

Ingin kurapikan bintang yang berserakan,lalu menatanya di bayang senyumanmu.
Dan aku keliru,ternyata senyum itu lebih berkilau dari gemerlap malam.

Sayangnya kasihku hanya sebatas siluet rindu.
Hingga aku tak berani pamer cinta padamu.

Rabu, 24 November 2010

Surga untuk Ayah Bunda


Dalam puisiku aku pernah menulis: Aku mencintai bunda seperti aku mencintai surga.

Sebenarnya aku tak tahu seindah dan seagung apa surga itu. Tapi apa ada yang lebih indah dari surga dan cinta? Dari kitab suciku dan hadis nabi, aku tahu tak satu pun orang yang lebih tua dariku tahu apa itu surga. Sama sepertiku, mereka yakin, itulah tempat paling indah. Paling agung.

Aku selalu membayangkan tentang surga itu. Itu ada karena cinta Allah yang besar pada hambaNya. Padahal terserah Allah kan kalau Allah tidak mau memberi kita surga. Tapi yang kutahu Allah itu tidak pernah ingkar janji sih.

Aku yakin, kalau aku bisa masuk ke sana, aku bisa mendapatkan yang aku mau. Di surga mungkin aku tak perlu meminta. Kalau aku berpikir tentang pizza atau nasi kuning, maka tiba-tiba di hadapanku sudah ada deh. Sungai-sungai di surga juga banyak. Airnya bisa langsung diminum. Tinggal pilih mau minum apa: susu, soft drink atau capuccino, mocca oreo? Aku suka mocca oreo sama lemon tea.

Di surga tidak ada yang perlu mandi atau buang air. Kan semua bersih dan wangi terus tanpa harus pakai parfum. Ibu-ibu tidak usah mencuci, menyetrika atau memasak. Tidak perlu repot-repot. Pikirkan dan katakan saja. Lalu ting! Muncul deh.

Aku membayangkan surga yang bertingkat-tingkat. Yang mewahnya lebih dari apartemen manapun. Mungkin untuk anak kecil, ada lift yang terbuat dari coklat. Kalau cat coklat lift itu dicolek dan dimakan tidak apa. Nanti tumbuh lagi.

Kalau anak soleh, katanya dapat sayap. Jadi bisa terbang ke sana kemari. Menempel di dinding-dinding surga. Melihat orang-orang baik yang mukanya bercahaya semua. Aku ingin terbang mencari Nabi Muhammad dan Umar . Aku cintaaa sekali sama mereka.

Kubayangkan di surga itu ada panggung yang megah. Aku dan semua orang bisa membaca puisi puji-pujian untuk Allah. Musik di surga seperti apa ya? Pasti lebih indah daripada irama yang pernah kudengar selama ini.

Aku juga jadi ingat si Einstein. Dia membayangkan surga itu adalah perpustakaan raksasa yang dipenuhi banyak buku!.Lucu tapi keren juga. Yang pasti Allah itu Maha Hebat!

Aku ingin sekali masuk surga nanti. Sudah pasti indahnya luar biasa. Tak bisa dibayangkan sebelumnya, begitu kata Nabi. Aku pun ingin ayah bunda masuk ke sana. Nah, aku sudah tahu caranya. Aku harus jadi anak saleh. Soalnya kata Nabi, anak saleh bisa menyelamatkan ayah bunda dari api neraka.

Mengapa aku menulis: aku mencintai bunda seperti surga?

Ya karena aku cinta sekali padanya. Dan supaya aku ingat. Surga sangat mahal. Tak satu mata uang pun yang bisa membelinya. Tidak euro tidak dolar. Tidak juga uang segunung. Tiketnya hanya kesalehan. Tiketnya anak saleh. Dan ini memang susah sekali deh.

Semoga aku bisa, ya Allah. Masuk surga membawa ayah bundaku. Semoga semua orang yang kucintai, yang baik hati juga sampai ke sana. Itulah harapan, doa abadiku.
Amiin.

Selasa, 23 November 2010

Wanita Solehah, Bidadari Surga


Kejernihan Wajahmu, Sempurna bagai intan permata..
Di sanjung serta di hormati, bagai seorang raja..
Kesederhanaanmu, lebih dari segala kekayaan dunia..
Ketakwaan dirimu, itu yang membelenggu hatinya..
Diammu, bagai emas bertaburan dalam setiap senyumnya..
Berucap memilih tak akan terlaksana..
kepada mereka lelaki dewasa..

Wanita Solehah..
Penghias Dunia..
permata hati pemiliknya..
Para suami-suami yang soleh dan bertaqwa..


Ya Allah…
Dijalanmu Kami berjalan..
Wanita Soleha sebagai tujuan..
Memperbaiki diri sampai menemukan tambatan..
Rencanakan dari semua perencanaan yang akan Engkau berikan..
Dalam sujudku selalu memohon ampunan..
Untaian doaku mengucap syukur yang tak dapat ku ungkapkan..
Dalam solatku aku memohon keteladanan..

Wanita Solehah..
penghias Dunia..
Bidadari surga..
tercantik dari yang paling sempurna..

Jumat, 12 November 2010

Jatuh Cinta


Aku simpan cintaku sehingga engkau menderita karena sikapku
Mereka mencelamu dan celaan mereka adalah aniaya
Musuh-musuhmu menghasut
Engkau mencintai dan telah menjadi bahan gunjingan
Tak ada manfaatnya menyimpan cinta
Engkau bagai harimau betina yang mati kepayahan
Pada bekas tapak Hindun atau bagaikan bibir yang sakit
Aku menjauhi kekasih karena takut dosa
Padahal menjauhi kekasih adalah dosa
Rasakanlah bagaimana (rasanya) menjauhi kekasih yang kau sangka
Bahwa itu tindakan bijaksana padahal mungkin itu bohong
(Sebuah syair dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah bin Mas’ud, salah satu dari tujuh orang
ulama ahli fiqh dari kalangan tabi’in (fuqaha assab’ah), salah seorang guru utama Khalifah
Umar bin Abdul Aziz, seorang ulama yang produktif menulis syair, yang pernah jatuh cinta)
Penjelasan :

Menjaga perasaan kepada lawan jenis merupakan kunci kesuksesan seseorang agar terpelihara harga dirinya. Meskipun sama-sama saling menyukai, apabila merasa belum siap untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan, hendaknya perasaan itu kita tutup rapat-rapat. Meskipun kita tahu, keduanya sebenarnya saling mengharapkan. Di saat seperti ini, segala bentuk qorinah / tanda, apakah itu berupa perhatian, pemberian, dsb, hendaknya kita maknai dengan pemaknaan yang sewajar-wajarnya.

Seseorang yang mengumbar perasaan cintanya, hanya akan menjadi bahan gunjingan orang-orang di sekitarnya. Apakah hubungannya itu dapat berlanjut ke jenjang pernikahan, maupun apabila hubungan tersebut gagal menuju tangga pernikahan, sama-sama merupakan sumber gunjingan yang paling enak.

Di sisi yang lain, menyimpan perasaan kepada lawan jenis yang begitu mendalam akan merusak jiwa seseorang, karena ingatannya tidak bisa lepas darinya. Alangkah baiknya apabila kecederungan tersebut segera kita wujudkan dalam bentuk ikatan pernikahan,
sebagaimana sebuah hadits menyatakan, ”Tidak ada yang terbaik bagi dua orang yang saling
mencintai kecuali menikah.” (HR. Ibnu Majah)

Sedangkan menunda-nunda ikatan pernikahan saat hati sudah tertambat pada diri seseorang, atau berusaha menghindar terhadap seseorang yang kita sukai merupakan bentuk penyiksaan batin yang lain, seperti seekor kucing yang dijauhkan dari makanan yang baru ditemuinya. Ia merasa begitu kehilangan, karena dijauhkan dari sesuatu yang selama ini ia harapkan. So, segera pastikan, cari sebuah jawaban, kunjungi orang tuanya, tentukan tanggal pelaksanaan. Insya Allah hati akan menjadi tentram. Wallauhu’alam bishshowab.

Selasa, 09 November 2010

AKAN DATANG SUATU ZAMAN


Akan datang suatu hari … Mulut terkunci … Kata tak ada lagi … Akan tiba masanya … Tak ada lagi suara dari mulut kita dan akan tiba masa hari perhitungan semua amal dan dosa. Allah menjelaskan pada kita “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan”. (Q:S Yassin,65). Dengan perintah Allah malaikat maut bisa tamatkan cita-cita manusia yang mempunyai sejuta impian yang hebat dengan MATI… Maut akan mengantar manusia dari mahligai yang tinggi ke lubang kubur perut bumi. Tidak ada lagi kawan-kawan sebaliknya terperangkap dalam kesunyian yang menakutkan sampai hari berbangkit. …. Jika kita selalu terlupa pada hari kita mati, maka saatnya kita mulai sadar dan insaf untuk apa kita hadir di permukaan bumi ini.

Senin, 08 November 2010

IBU...


(bahan renungan untuk anak sholeh)
” Nak, bangun… udah adzan subuh. Sarapanmu udah ibu siapin di meja… “

Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bisa

mengingat. Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuah Perusahaan Tambang, tapi kebiasaan Ibu tak pernah berubah.

” Ibu sayang… ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah
dewasa ” pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah.

Pun ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran.

Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.

Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin
sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari
sebuah artikel yang kubaca…

orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap
kanak-kanak …..

tapi entahlah…. Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih.

Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa

Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya,

” Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin
Ibu sedih ? ”

Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana .
Terbata-bata Ibu berkata,

” Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu.
Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri.
Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa
lagi jajanin kalian. Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri ”

Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayani
putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.

Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan
bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak
berusaha untuk saling membuka diri melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.

Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk
Ibu dalam usiaku sekarang ? Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera
putrinya ?

Ketika itu kutanya pada Ibu, Ibu menjawab,
” Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu.

Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan .

Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu.

Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu .

Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba,

itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua.”

Lagi-lagi aku hanya bisa berucap,

” Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan
yang kuberikan kepada Ibu. Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan
sesuatu. ”

Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang
wanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku
untuk “cuti” dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu. Tapi tidak!

Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik
anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa
dilimpahkan kepada siapapun.

Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud.

Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan
adik-adik sering tertidur lagi…

Ah, maafin kami Ibu … 18 jam sehari sebagai “pekerja” seakan tak pernah membuat Ibu lelah.. Sanggupkah aku ya Allah ?

” Nak… bangun nak, udah azan subuh .. sarapannya udah Ibu siapin

dimeja..”

Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu
sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya
lekat-lekat dan kuucapkan,

” Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati,
ijinkan aku membahagiakan Ibu…”.

Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. Cintaku ini milikmu,

Ibu… Aku masih sangat membutuhkanmu. .. Maafkan aku yang belum bisa
menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..

Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan
kalimat “aku sayang padamu… “, namun begitu, Rasulullah menyuruh
kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah.

Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita …

Ibu dan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada.

Percayalah.. . kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan
bahagia.

Wallaahua’lam

“Ya Allah, cintai Ibu dan ayahku, beri aku kesempatan untuk bisa

membahagiakan mereka…, dan jika saatnya nanti mereka Kau panggil, panggillah dalam keadaan khusnul khatimah.Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi aku selagi aku kecil “

Minggu, 07 November 2010

DO’A KU


TUHAN…

Ampuni dosa-dosa yang terkadang aku tidak tahu kalau itu dosa…

Tuntun dan bimbinglah aku ke jalanMU yang lurus ini,

Bimbinglah diri yang lemah ini agar tetap lurus dalam BERGURU

Serta tuntun juga orang-orang yang selalu besertaku dalam membesarkan namaMU

Terima kasih atas semua karunia yang ENGKAU berikan hingga usiaku yang ke 306 bulan



TUHAN…

Jangan ENGKAU berikan kekayaan yang membuat aku sombong

Jangan ENGKAU berikan kemulyaan yang membuat aku lalai

Jangan ENGKAU berikan kekuatan yang membuat aku angkuh

Jangan ENGKAU berikan kesenangan yang membuat aku lupa

Jangan ENGKAU berikan kenikmatan yang membuat aku kufur

Jangan ENGKAU berikan tahta yang membuat aku terpedaya

Jangan ENGKAU berikan pahala yang membuat aku tidak ihklas.



TUHAN…

Andai ENGKAU berkenan…

Berikan aku semua dengan kasih dan sayang MU

Hingga aku semakin tahu diri dan mensyukuri segala yang ENGKAU berikan…



TUHAN…

Berikan daku sahabat-sahabat yang selalu setia dalam menggapaiMU

Yang tangguh dan tabah dalam segala kesulitan

Yang tidak menjauh bila diberi kesenangan, tidak mengeluh bila diberi cobaan

Berilah saudara-saudaraku karunia yang membuat mereka selalu bersyukur kepadaMu,

Janganlah kami ENGKAU pecah belah

Janganlah kepada kami ENGKAU titipkan dendam kesumat, iri dengki dan sifat-sifat tercela,

Tapi titipkanlah di hati kami sifat saling menyayangi dan mencintai sesama…

Hari ini dan untuk selamanya



TUHAN…

Perkenankanlah doa hamba ini….

Menjaga Kebersihan Masjid



Masjid adalah rumah Allah yang dipakai oleh umat Islam untuk beribadah. Sudah selayaknya jika masjid senantiasa dijaga dan dipelihara kebersihan, keindahan, ketertiban dan kesuciannya. Dewasa ini sudah ada larangan untuk tidur didalam masjid. Hal ini antara lain untuk menjaga agar masjid tetap bersih. Maklum orang yang sedang terlelap tidur kadang tak terasa ada cairan keluar dari mulut maupun lubang-lubang yang lain yang dapat mengakibatkan lantai atau karpet menjadi berbau tak sedap dan dapat mengganggu kekhusukan sholat. Namun makan-makan dan tidur di masjid bagian luar bisa dimaklumi.

Saya pernah singgah di sebuah masjid. Ketika masuk ke toiletnya ternyata ada benda yang bentuknya misterius dan baunya merangsang sukma. Itu tentu kelalaian petugas yang tidak segera membersihkan kotoran yang ditinggalkan oleh pengunjung masjid yang tidak bertanggung jawab. Ada kemungkinan karena air tidak tersedia secara memadai.

Pendek kata, petugas penjaga dan pemelihara masjid agar rajin-rajin membersihkan masjid dan sekitarnya sehingga masjid senantiasa dalam keadaan bersih.

Mari kita simak hadits berikut ini.

Renungan Ayat Suci Al-Qur’an: Mengapa bencana terjadi ?


Kalau kita perhatikan sudah berulang kali negeri yang kita cintai ini mengalami berbagai macam musibah dimana-mana. Gempa bumi, longsor, gunung meletus, banjir, lumpur lapindo, kebakaran, kekeringan, kecelakaan alat transportasi dan sebagainya. Mungkin masih banyak musibah lain yang kita tidak memperhatikannya. Hal ini pun terjadi seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 30 September 2009 hari Rabu pukul 17.16 WIB, kita tercengang karena tanah ranau Padang luluh lantak di hentak guncangan gempa bumi berkekuatan 7,6 SR.

Gempa tersebut menghancurkan gedung-gedung tinggi, perkantoran, swalayan, sekolah-sekolah, rumah-rumah, tanah longsor yang menenggelamkan perkampungan mengakibatkan ratusan saudara-saudara kita meninggal. Banyak yang kehilangan anggota keluarga, istri, suami, orang tua, serta anak yang menjadi yatim piatu.

Orang-orang kehilangan mata pencahariannya. Sawah, kebun, hewan ternak, dan tempat usaha yang menjadi sandaran hidup. Rumah yang di bangun hasil jerih payah selama ini termasuk harta benda mereka yang dikumpulkan bertahun-tahun hilang sekejap mata.

Timbul pertanyaan dalam diri kita, mengapa bencana demi bencana terus terjadi ? Untuk itu marilah kita renungkan firman Allah ini Qur’an surat 17 Al-Isro ayat 16:

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, Maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, Maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya Perkataan (ketentuan kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Saya sangat tercengang dan kaget sekali bahwa terjadinya gempa ini terjadi jam 17 lewat 16 menit (sangat bertepatan sekali dengan firman Allah Q.S Al-Isro17 ayat 16). Maka kalau kita perhatikan ayat di atas ternyata ini adalah peringatan Allah kepada kita bangsa Indonesia.

Mudah-mudahan mereka yang meninggal diterima amal ibadahnya dan ditempatkan disisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan mudah-mudahan diberi ketabahan, kesabaran dan dikuatkan imannya. Semoga Allah SWT memberi kehidupan yang lebih baik lagi bagi mereka. Amin. Hanya dengan ketaatan kepada Allah, kita akan terhindar dari azab-Nya baik di dunia maupun di akherat. Insya Allah.

Sabtu, 06 November 2010

PENYEMBELIHAN QURBAN


Qurban ialah penyembelihan binatang qurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji (selepas solat 'Idil Adhha) dan hari-hari Tasyriq iaitu ,11,12 dan 13 Zulhijjah kerana beribadah kepada Allah s.w.t. , iaitu sebagai menghidupkan syariat Nabi Allah Ibrahim a.s. yang kemudiannya disyariatkan kepada Nabi Muhammad s.a.w.

Firman Allah s.w.t. yang bermaksud:

"Dan telah Kami jadikan unta-unta itu sebahagian daripada syi'ar Allah, kamu memperolehi kebaikan yang banyak daripadanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah diikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur." (surah al-Haj:36)

"Maka dirikanlah solat kerana Tuhanmu dan berqurbanlah." (Surah al-Kauthar:2)

Daripada Aisyah r.a Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda yang bermaksud: "Tiada suatu amalan yang dilakukan oleh manusia pada Hari Raya Qurban, yang lebih dicintai Allah selain daripada menyembelih haiwan qurban. Sesungguhnya haiwan qurban itu pada hari kiamat kelak akan datang berserta dengan tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya, dan sesungguhnya sebelum darah qurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima disisi Allah, maka beruntunglah kamu semua dengan (pahala) qurban itu." (Riwayat al-Tarmuzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

Zaid bin Arqam berkata: "Mereka telah bertanya, Wahai Rasullullah, apakah Udhhiyah (Qurban) itu? Nabi Muhammad s.a.w. menjawab: "Ia sunnah bagi bapa kamu Nabi Ibrahim." Mereka bertanya lagi: Apakah ia untuk kita? Rasulullah s.a.w. menjawab: "Dengan tiap-tiap helai bulu satu kebaikan." Mereka bertanya: "maka bulu yang halus pula? Rasullullah s.a.w bersabda yang bermaksud "Dengan tiap-tiap helai bulu yang halus itu satu kebaikan." (Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah)

HUKUM BERQURBAN

Wanita Solehah


Wanita Solehah…
Wanita solehah itu aurat dijaga,
Pergaulan dipagari,
Sifat malu pengikat diri,
Seindah hiasan di dunia ini.

Keayuan wanita solehah itu,
tidak terletak pada kecantikan wajahnya,
Kemanisan wanita solehah,
tidak terletak pada kemanjaannya,
Daya penarik wanita solehah itu,
Bukan pada kemanisan bicaranya yang mengoncang iman para muslimin,
Dan bukan pula terletak pada kebijaksanaannya bermain lidah,
memujuk rayu,
Bukan dan tidak sama sekali.

Kepetahan wanita solehah,
Bukan pada barang kemas atau perihal orang lain,
Tapi pada perjuangannya meningkatkan martabat agama.
Nafsu mengatakan wanita cantik dengan paras rupa yang indah bak permata yang menyeri alam,
Akal mengatakan wanita cantik atas kemajuan dan kekebalannya dalam ilmu serta pandai dari segala aspek,
Hati menyatakan kecantikan wanita hanya pada akhlaknya,
Itupun seandainya hati itu bersih untuk menilai.

Wahai wanita jangan dibangga dengan kecantikan luaran,
Kerna satu hari nanti ianya akan lapuk di telan zaman,
Tetapi jaga dan peliharalah kecantikan dalaman,
Agar diri ini bersih dan sentiasa mendapat Rahmat Ilahi,
Wahai wanita jangan berbangga dengan ilmu duniawi yang kau kuasai,
Kerna ada lagi manusia yang lebih berpengetahuan darimu,
Wahai wanita jangan pula berdukacita atas kekurangan dirimu,
Kerna ada lagi insan yang lebih malang darimu.

Wahai wanita solehah jangan dirisau akan jodohmu,
Kerana muslimin yang bijaksana itu tidak akan terpaut pada wanita hanya kerana kecantikannya,
Bersyukurlah diatas apa yang ada,
Serta berusaha demi keluarga, bangsa dan agama.

seperti apa


apa yang dirimu punya ?

pengetahuanmu berasal dari ketidaktahuanmu
kekayaanmu terasa karena keterhijaban pandanganmu

apa yang dirimu punya sesungguhnnya ..?

Jasad pun tak selamanya remaja
jiwa pun tak kau kenal
sedangkan ruh akan kembali pada-Nya

coba tanya sekali lagi !
pelankan suaramu..
renungkan..

sebatas itulah hargamu jika kau mampu menjawab
dan Tuhan mampu mengambil itu
jika kau mampu menjawab…..
atas apa yang kau rasa

Jumat, 05 November 2010

Bila Aku Jatuh Cinta

aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

muhasabah


Tuhanku,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra
Aku hanya sepotong rumput di padangMU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit Mu yang tanpa batas

Tuhanku
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapanMU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi …
hamba terus menggantungkan segunung harapan pada MU

Tuhanku…………..baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka MU
Betapa sadar diri begitu hina dihadapanMU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhlukMU
Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini…
Hati yang telah terkotori oleh noda ini…memiliki keninginana setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu yang mulia???

Tuhan…Kami semua fakir di hadapan MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku….
Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari , kamu pernah melanggar aturanMU
Melanggar aturtan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah
Yang telah Tuhan percayakan kepada kami…Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam syurga MU dalam bingkai kecintaan kepadaMU
Tuhanku….Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu
Atau….dalam maksiat kepadaMU “Ya Tuhanku Tutuplah untuk kamu dengan sebaik-baiknya penutupan !!”

Dari saudara untuk saudara “Perbaiki diri Serulah Orang Lain”

KETIKA LANGIT DAN BUMI BERTASBIH


Dipenghujung tahun 2004 Gempa dan tsunami melanda Aceh dengan korban harta dan jiwa yang tidak sedikit. Diakhir tahun 2009 Gempa melanda Jawa Barat dan Sumatra Barat juga dengan korban harta dan jiwa yang tidak sedikit. Sekarang diakhir tahun 2010 kembali bencana itu terjadi, gempa dan gelombang tsunami meluluh lantakan pulau Nias, diikuti dengan meletusnya gunung Merapi di Jawa tengah. Bukan tidak mungkin kejadian seperti ini masih akan terus berulang dimasa yang akan datang.

Azhari Akmal Tarigan dalam tulisannya yang kami copy dari “Beritasore.com” menulis pada tahun 2009 tentang bencana gempa yang masih akan terjadi berulang dimasa yang akan datang, sebagai kegiatan tasbihnya bumi mensucikan Allah. Bumi selalu bertasbih mensucikan Allah namun manusia yang berdiam diatas bumi selalu berbuat maksiat dan kufur pada Allah, hal mana menimbulkan kegelisahah dan keresahan bagi bumi yang selalu bertasbih pada Allah.

Ketika bumi menggeliat menyatakan kegelisahannya maka terjadilah berbagai bencana yang menimpa manusia yang berdiam diatas permukaan bumi itu. Mari kita jadikan semua musibah dan bencana ini sebagai bahan renungan dan instropeksi diri. Mari kita perbaiki diri kita masing masing tingkatkan amal ibadah dan kepatuhan pada Allah. Mari kita bertasbih mensucikan Allah sebagaimana langit , bumi dan apa saja yang ada padanya telah bertasbih mensucikanNya sebagaimana disebutkan dalam firmannya dalam surat As Shaaf ayat 1 :


“Bertasbih kepada Allah apa saja yang ada dilangit dan apa saja yang ada dibumi, dan Dialah yang maha perkasa lagi maha bijaksana” (As Shaaf 1)

Mari kita renungkan berapa menit waktu yang kita sediakan untuk berdzikir dan bertasbih mensucikan Allah diwaktu siang maupun malam, sementara mahluk Allah lainnya para Malaikat, Burung, Gunung, Langit dan Bumi tidak pernah berhenti bertasbih mensucikanNya walaupun hanya sesaat.

Tidak ada satu kekuatanpun yang dapat mencegah terjadinya gempa, tsunami . letusan gunung berapi , badai dan topan, ataupun jatuhnya asteroid atau meteor kemuka bumi ini. Hanya Allah yang mampu menentramkan bumi ini dari berbagai bencana, mari kita berlindung dari berbagai bencana yang hadir dimuka bumi dengan memperbanyak istighfar, dzikir dan tasbih memujiNya. Berikut kami sampaikan tulisan dari Azhari akmal Tarigan setahun yang lalu sebagai bahan renungan bagi kita.

Selasa, 02 November 2010

HALAL BIHALAL



Sejarah asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.

Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama.

Sampai pada tahap ini halal bihalal telah berfungsi sebagai media pertemuan dari segenap warga masyarakat. Dan dengan adanya acara saling memaafkan, maka hubungan antarmasyarakat menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan.

Karena halal bihalal mempunyai efek yang positif bagi kerukunan dan keakraban warga masyarakat, maka tradisi halal bihalal perlu dilestarikan dan dikembangkan. Lebih-lebih pada akhir-akhir ini di negeri kita sering terjadi konflik sosial yang disebabkan karena pertentangan kepentingan.

inilah yang warga puritaman sari ORW 012 kel. Kassi-Kassi kec. Rappocini Makassar. yang coba dilakukan. Agar kebersamaan dan persahabatn terus terjalin.

PEREMPUAN ACUAN AL-QUR’AN

(Istimewa buat puteri-puteri Hawa kesayangan Adam)
Bersabda Rasulullah SAW:
“Sebaik-baik perhiasan di dunia ini adalah wanita yang solehah.”
Perempuan yang aku sayangi
Adalah pencinta agama Tuhannya
Yang mengalir rasa cinta.. takut dan harap
Terus menguasai perjalanan kehidupannya
Dari waktu ke waktu
Sehingga perjanjian antara jasad dan nyawanya berakhir

Perempuan yang aku rindui
Adalah yang di mata dan wajahnya
Terpancar sinar nur Ilahi
Lidahnya basah dengan zikrullah
Sentiasa muraqabah
Setiap waktu sibuk membaiki diri
Di sudut hati kecilnya sentiasa membesarkan Allah

Perempuan yang aku cintai
Yang menutup auratnya dari pandangan ajnabi
Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya
Mujahadatunnafsi adalah perjuangan yang mesti
Muhasabatunnafsi dilakukan selalu
Disanjung tinggi penduduk langit dan bumi

Perempuan yang aku dambai
Yang mendekatkan hatiku yang jauh dari Allah
Tika aku di sana dilamar duniawi
Hadirnya memperkasa Akhiratku
Sewaktu aku alpa dan leka
Lembut manjanya mentazkirah diri
Di kala aku disapa bahana
Belai kasihnya menginsafkan naluri

Perempuan yang aku kasihi
Yang bersyukur pada apa yang ada
Yang bersabar pada apa yang tiada
Cinta pada hidup yang sederhana
Demi kebahagiaan abadi di sana

Perempuan yang aku sukai
Menjadi dian pada dirinya sendiri
Yang menjadi pelita untuk putera-puteriku
Yang bakal dilahirkan
Untuk menyambung perjuanganku
Menegak kalimah Allah nan qudus
Mendaulat perjuangan suci Junjungan Mulia

Perempuan yang aku impi
Adalah wanita yang luhur haqiqi
Muslimah yang setia sejati
Mu’minah yang taat pada Ilahi
Itulah…
Perempuan acuan al-Qur’an.

Al-Quran oh Al-Quran…

Seketika engkau masih kanak-kanak...
Kau laksana kawan sejati Alquran
Dengan wudu', Alquran kau sentuh, kau junjung dan kau pelajari
Alquran engkau baca dengan suara merdu dan lunak setiap hari
Setelah selesai engkau mencium Alquran mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi pada Alquran...
Apakah Alquran bahan bacaan usang yang tinggal sejarah…?
Menurutmu, Alquran bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu Alquran hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji...
Sekarang, Alquran tersimpan rapi sekali;
Sehingga engkau lupa di mana Alquran tersimpan
Alquran sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi almari kitabmu.


Kadang kala Alquran dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau, Alquran kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Alquran lebih banyak tersingkir, dibiarkan tanpa teman, kesepian
Dulu; pagi-pagi...surah-surah pada Alquran engkau baca beberapa halaman
Di waktu petang, Alquran kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau...
Sekarang; seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Alquran yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau…engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu bekerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah Alquran (Bismillah)
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati muzik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan, radiomu selalu tertuju ke stesen radio kesukaanmu
Di meja kerjamu tidak ada Alquran untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di komputermu pun kau simpan muzik kegemaranmu
E-mail temanmu yang ada ayat-ayat Alquran pun kau abaikan
Bila malam tiba engkau sanggup bersekang mata berjam-jam di depan TV
Di depan komputer berjam-jam engkau tak tarasa duduknya
Benarlah bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupainya

Waktupun cepat berlalu...
Alquran semakin kusam dalam almarimu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Hanya awal Ramadhan engkau membaca Alquran kembali
Itupun hanya beberapa lembar darinya.
Dengan suara dan lafaz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacanya

Nanti, bila engkau di dalam kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan disoal oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kau?
Yang pasti ayat-ayat Allah yang ada pada Alquran saja boleh menolong mu
Itu janji Tuhanmu…

Dulu; engkau begitu leka membuang waktumu...detik dan saat dibiar berlalu...
Dan akhirnya...kubur yang setia menunggu mu...
Engkau pasti kembali…kembali kepada Tuhanmu

Jika Alquran engkau baca selalu dan engkau hayati...
Pasti di kuburmu nanti...Alquran akan datang sebagai pemuda gagah lagi tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat
Dan itulah "Al-QURAN", kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu…

Peganglah Alquran kembali..bacalah Alquran kembali setiap hari
Kerana ayat-ayat yang ada padanya adalah ayat-ayat suci Allah
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Alquran dari almari, setormu…
Letakkan Alquran selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu

Baca dan terus pelajari lagi Alquran…
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dulu...ingat, tika kau masih kecil?
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan engkau biarkan Alquran sendiri...
dalam bisu dan sepi...

Seorang Penghafal Al Qur’an Kesurupan

Mungkin judul diatas aneh, tidak masuk akal dan yang pasti kita akan bertanya-tanya apakah benar ini terjadi? bagaimana mungkin seorang penghafal Al Qur’an kesurupan? Bukankah bacaan Al Qur’an yang ia baca dapat menjadi benteng pelindung dari segala gangguan jin, makhluk halus atau pun sihir? Kisah ini nyata, bukan rekaan atau karangan saya. Kisah nyata ini sangat penting untuk kita renungkan dan kita ambil pelajaran dibalik kejadian ini.
Pada pertengahan tahun 2004, kami beserta tim ruqyah mengadakan ruqyah massal di salah satu masjid besar di Surabaya. Setelah sesi ceramah, penjelasan dan tanya jawab selesai, maka dimulailah sesi terapi massal. Terapi massal in bertujuan agar masyarakat mengerti bagaimana sebenarnya teknis pelaksaan ruqyah yang sesuai dengan syari’at Islam.
Ruqyah dimulai…bacaan Al qur’an terus dikumandangkan dengan nyaring. Saat itulah ada salah satu peserta, wanita, yang hadir tiba-tiba berteriak-teriak kesakitan saat mendengarkan ayat-ayat al Qur’an dibacakan. Bahkan reaksinya cukup keras. Maka beberapa peruqyah mendekati wanita tersebut untuk melakukan terapi lebih intensif. Beberapa orang yang hadir ternyata mengenali wanita tersebut dan mereka menyatakan bahwa wanita tersebut adalah seorang Hafidzoh (Hafal Al Qur’an). Betapa terherannya kami mendengar penjelasan salah seorang yang hadir tersebut.
Terapi tetap dilanjutkan dan dengan sedikit keras kami “siksa” jin tersebut dengan membacakan terus ayat-ayat AlQu’an terutama ayat-ayat tentang azab neraka. Ditengah terapi dan “siksaan” yang kami lakukan, salah seorang peruqyah bertanya pada jin yang sedang beraksi tersebut. Bagaimana kamu bisa masuk dalam tubuhnya, padahal dia hafal Al Qur’an? Jin itu menjawab melalui lisan wanita tersebut,”saya sudah lama menunggu untuk bisa masuk dalam tubuhnya, “saya masuk dalam tubuh perempuan ini saat dia minum dengan tangan kiri.”

Jumat, 16 Juli 2010

isra mi'raj




Perayaan isra mi'raj kali ini berbeda dengan tahun2 sebelumnya, karna. pada tahun ini dimeriakan dengan dzikir bersama yg dipimpin langsung oleh ust. habib mahmud bin al-hamid.
terlihat antusias warga puritaman sari yg begitu besar, karna setelah sekian lama isra mi'raj inilah yg dirangkaikan dengan dzikir bersama, apalagi di meriakan dengan genderang rabana para peserta dzikir,.... wah.../ acaranya pokoknya meriah bgt....
perayaan ini juga dihadiri oleh kabag kesra pemerintah kota, dan camat rappocini kota makassar, serta para tokoh2 masyarakat...

"Maha suci (Allah) yang telah menjalankan hamba-Nya (Muhammad
s.a.w.) pada suatu malam hari, dari masjidil Haram ke masjidil Aqsha, yang telah Kami berkati sekelilingnya, karena hendak Kami perlihatkan kepadanya tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha melihat." (maksud ayat 1 s.al-Isra')

Allah s.w.t. telah mengisra'kan (memperjalankan diwaktu malam hari) Nabi Muhammad s.a.w. dari masjidil Haram (di Makkah) ke masjidil Aqsha artinya masjid yang jauh (di Palistina). Dahulunya orang biasa berjalan kaki dari satu tempat ketempat, ataupun menaiki kuda, keledai, unta dan sebagainya.

Perjalanan dari Makkah ke Palestina mengambil masa lebih kurang 40 hari. Ini adalah suatu perjalanan yang jauh, tetapi dengan kuasa Allah telah dilakukan dalam
masa yang singkat, hanya dalam beberapa jam sahaja. Bagi orang dahulu, perrjalanan yang demikian jauh jika dapat dilakukan dalam masa beberapa jam sahaja adalah suatu hal yang luar biasa dan tidak dapat diterima oleh akal mereka.
Sebabnya belum ada kenderaan yang mereka tunggangi seperti kuda, keledai
ataupun unta yang boleh melakukankannya. Pada zaman yang serba maju sekarang ini, hal itu telah menjadi perkara biasa, dengan adanya pesawat udara dan kenderaan lain yang laju.

Oleh karena itu mereka yang tidak beriman seperti Abu Jahal dan pengikut-pengikutnya menggunakan peristiwa ini untuk menjatuhkan nama
baik Nabi Muhammad s.a.w. dengan menuduh Nabi s.a.w. seorang pendusta dan
berbagai tuduhan keji lainnya.

Kamis, 27 Mei 2010

DO'A


Ya Allah, Ampunilah aku Sebab aku telah mengaku-aku Mencintai-Mu Padahal hati segan menunduk Keras bagai batu Dan raga enggan menggerak Menyegerakan ibadah Padahal Kau beri aku sehat Lincah lagi kuat Ya Allah, Pantaskah bagiku Merajuk ridha-Mu Merayu surga-Mu Sedang iman tak mampu menawar Pahala belum seberapa Ya Allah, Janganlah jadikan cintaku pada-Mu Meluruh Menjauh Lalu melepuh Sakit mengaduh Berilah aku tetapan Oh, Yang Maha Kuasa Agar hati ini tertambat Teringat, dan selalu dekat Pada-Mu yang Maha Melihat

Rabu, 26 Mei 2010

Refresing






Refresing yg dilakukan oleh pengurus masjid di awal bulan mei 2010 kemarin merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk melepas kepenakan selama kurang lebih 1,5 thn mengelola mesjid. kegiatan ini di hadiri oleh pengurus, majelis taklim, remaja masjid dan tk-tp al-qur'an masjid darul muttaqin puri taman sari. terlihat keceriaan dan kebersamaan antara seluruh peserta yang hadir. acara ini pula diakhiri dengan makan dan karaoke bersama.

FUNBIKE




acara funbike yang dilakukan oleh wagub sul-sel bapak agus arifin nu'mang, merupakan salah satu upaya pemerintah sul-sel untuk mengajak masyarakat dalam upaya mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, yang notabene menghasilkan gas buangan yang mampu mengotori udara sekitar.
kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin wagub sul-sel, yang pada bulan april 2010, melewati rute perumahan puri taman sari, yang kemudian beristirahat di rumah bpk. Ir. H. Nursadikin, salah satu peserta fun bike dari rombongan wagub.
kedatangan wagubpun disambut meriah oleh masyarakat puritaman sari, hal ini terlihat dari adanya acara makan bersama dirumah kediaman bpk H. Nursadikin antara rombongan fun bike dan masyarakat puri. terlihat di sela-sela acara tersebut bpk Agus Arifin Nu'mang, menjelaskan rute yang telah dan akan dilewatinya, kepada salah seorang pengurus masjid darul muttaqin puri taman sari.

Senin, 19 April 2010

OUT BOND



Kegiatan out bond yang dilakukan santri TK/TP AL-QUR'AN DARUL MUTTAQIN UNIT 167, hari ahad 18 april 2010 di benteng fort roterdham, merupakan suatu upaya yang di lakukan untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar santri. Kegiatan ini juga bertujuan melepaskan kepenakan setelah sekian lama santri belajar dilakukan di dalam ruangan dengan kurikulum yang telah di tetapkan.
Terliat keceriaan, kebersamaan, dan kekompakan di wajah para adik-adik santri pada saat mengikuti games.

Jumat, 26 Maret 2010

Alhamdulillah



acara makan siang bersama yang dilakukan pengurus, majelis taklim, TK/TP Al-qur'an, dan Remaja masjid Darul Muttaqin, setelah melakukan kerjabakti bersama, ini juga merupakan salah satu bentuk yang dilakukan oleh panitia dalam memperkuat ukhua islamia antara sesama pengurus.

"maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan" firman Allah ini sangat cocok kami jadikan sebagai motifasi dalam mengucapkan rasa syukur yang sedalam-dalamnya atas segala karunia yang telah diberikan.

Thanks ya Allah.

Kerja bakti pengurus



Pembongkaran tempat whudu lama, yang dilakukan pengurus masjid darul muttaqin, secara gotong royong. terlihat antusias yang tinggi dan semangat yg besar.

“.. Dan bekerjalah, Wahai Keluarga Daud, sebagai (ungkapan) syukur (kepada
Allah) (QS 34;14)

Banyak orang memberikan gambaran orang Islam yang baik dan taat, adalah
semata-mata dari berapa banyak dia melakukan shalat sunat, doa-doa,
dzikir-dzikir, dan lain-lain. Sangat jarang orang mengaitkan ketaatan beragama
misalnya dengan bagaimana dia giat bekerja, tegar berusaha, rajin di laboratorium atau berperilaku hemat. Bahkan kadang orang yang "terlalu" giat bekerja dicap sebagai orang yang jauh dari agama.

Tentu benar, ketaatan beribadah (dalam arti ritual) menjadi syarat mutlak ketaatan seseorang, namun sesungguhnya kalau kita kaji lebih dalam Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kerja, amal saleh (yang artinya perbuatan baik), atau action. Kerja adalah bagian penting dari ibadah. Islam adalah agama kerja.

Senin, 15 Maret 2010

Kunjungan bapak Wakil Walikota Makassar



Kunjungan bpk. Wakil Walikota Makassar (Drs. H. Supomo Guntur, MM), pada acara maulid Nabi pada tanggal 28 februari 2010. sangat di tunggu-tunggu oleh pengerus masjid. hal bertujuan selain merupakan kehormatan tersendiri bagi masjid kami, juga diharap bpk. wakil walikotqa makassar mau memberi bantuan untuk membantu pembangunan tempat wudhu yang sementara dalam proses pembangunan.
pada acara ini, bapak wakil walikota makassar, menyampaikan bahwa untuk mencontoi nabi maka kita tisdak hanya meneladani cara Nabi berhubungan dengan Tuhannya, cara Nabi berhubungan dengan Manusia, akan tetapi kita juga harus mencontoi cara Beliau berhubungan dengan seluruh alam ini. Oleh sebab itu, bpk. walikota makassar menghimbau agar masyarakat maumenanam pohon didepan rumahnya masing-masing, sebagai bukti bahwa kita mengikuti ajaran nabi secara menyeluruh.
Setelah menyampaikan sepatakata pada acara tersebut, bpk wakil walikota makassar, meninjau langsung pembangunan tempat wudhu yg sementara dalam tahap renofasi. dan Alhamdulillah, setelah melihat langsung pembangunan tersebut, bpk. wakil walikota makassar memberikan bantuan dana pembangunan sebesar Rp. 10.000.000,- . tidak hanya itu beliau juga memberikan bantuan alat olah raga kepada Remaja masjid Darul Muttaqin, senilai Rp. 5.000.000,-.

maulid nabi 1431 H



Peringatan maulid Nabi saw 1431 H, yang bertepatan dengan tanggal 28 februari 2010, Alhamdulillah berjalan dengan lancar., hal ini tidak terlepas dari kerja keras para panitia dan dukungan moral, maupun moril dari pengurus masjid, dan jamah pada umumnya.
peringatan maulid kali ini diberi tema "TINGKATKAN UKHUA ISLAMIA, SEBAGAI WUJUD KECINTAAN KEPADA RASUL". tema ini sengaja di pilih oleh panitia mengingat pentingnya suatu hubungan keberseman antara sesama manusia, sehingga dengan terwujudnya kebersamaan tersebut, merupakan bukti dari implementasi kita terhadap kecintaan kita kepada Rasul.
peringatan ini juga di hadiri oleh beberapa unsur pemerintahan, seperti ketua RT, kutua RW, lurah, camat, dan wakil wali kota makassar.
penyampaian hikmah maulid dibawakan oleh bapak al-ust. Ashar Tamanggong, G.Ag. Beliau menyampaikan bahwa untuk meneledani Nabi, maka kita terlebih dahulu harus mengenal beliau, dengan cara mengenal keluarga beliau, sejarah hidup beliau dari kecil hingga dewasa, sampai pada ajaran yg dibawah oleh beliau.
akhirnya tidak lupa kami ucapkan terimah kasih banyak kepada para undangan yang turut memeriahkan acara tersebut., semoga kita semua menjadi orang-orang yang mendapatkan syafaat dihari kemudian...Amin..

Rabu, 10 Februari 2010

Rapat evaluasi kerja pengurus





Alhamdulillah, rapat evaluasi kerja tgl 7 februari 2010, kemarin dihadiri eleh hampir seluruh pengurus masjid, beserta para undangan. Rapat kali ini juga membahas program kerja untuk tahun 2010.
Adapun hasil rapat, yaitu:
Seksi Pembangunan : yang di koordinir oleh Bpk. H Nur Sadikin, mengatakan bahwa pembangunan berjalan dengan baik dan lancar, ini terlihat dari banyaknya program kerja dari seksi pembangunan yang terlaksana. diantaranya: pekerjaan taman(terlaksana), kaligrafi di depan mihrab (terlaksana), pengecatan dinding luar dalam masjid (terlaksana), pemasangan keramik dinding bagian depan masjid (terlaksana), pekerjaan tempat whudu baru (dalam proses, 70% terlaksana), plafon teras masjid (belum terlaksana), tangga dan pintu menara bagian atas (belum terlaksana), pengecatan ruang TKA/TPA (belum terlaksana).
Seksi da'wah : yang dikoordinir oleh Bpk. Ali muddin M.Pd, mengatakan bahwa pelaksanaan program kerja untuk seksi dawah tahun 2010, tidak jauh berbeda dengan tahun 2009,
Seksi Dana : Yang dikoordinir oleh Bpk. Kasim ST, mengatakan bahwa setiap program kerja yang diprogramkan oleh masing-masing seksi yang membutuhkan dana perlu membuat RAB (Rencana Anggaran Biaya). kemudian untuk program kerja 2010 perlu dilakukan langkah-langkah untuk memperoleh dana.
Seksi Pendidikan : Yang dikoordinir oleh Bpk. A. Ramlan Iskandar, mengatakan bahwa program kerja untuk thn 2009. dan untuk beliau meminta kepada peserta rapat untuk diberikan masukan-masukan apa-apa yang akan d lakukan seksi pendidikan untuk thn2010.
MASUKAN DAN KRITIK:
Seksi Pembangunan : - Iswan S Utomo, memberikan masukan bahwa seksi pembangunan juga supaya memprogramkan perbaikan teras TKA/TPA, - Ketua ORW XII, mengatakan, bahwa sudah di masukkan permohonan perbaikan jalan, dan permohonan untuk pembuatan posiandu d lapangan ORW XII. - Asri, mengatakan perlu di upayakan pemasangan ac untuk masjid, - H. Sulaiman, mengatakan siap membiayai pengecatan dinding TKA/TPA. - Ibu Ros, mengatakan perlu penambahan karpet untuk masjid, - Mursaling, mengatakan perlu di upayakan pengadaan pengisap debu, mengingat karpet yg ada belum perna d isap debunya semenjak + 1 tahun.
Seksi Da'wah : - Ketua ORW XII, mengatakan perlu di pikirkan insentif untuk pengajar TKA/TPA, - Ust. Syamsuddin, mengatakan bahwa ada warga yang mau mewaqofkan 3/4 rumahnya ke masjid, ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini akan pindah rumah. untuk itu beliau d berikan wewenan untuk mencari penggantinya sebagai imam sebelum ia pinda. - Mursalim Paliwang, mengatakan bahwa pembentukan panitia maulid tidak perlu di ketuai oleh orang-orang selain dari seksi da'wah.
Seksi Pendidikan : - Ahmad Abdullah , mengatakan adakan pelatihan pelajaran tajwid untuk remaja, pelatihan protokol.
rapat ini, berbeda dengan rapat-rapat sebelumnya, karna rapat ini juga di rangkaikan dengan makan malam bersama para pengurus. juga ditutup dengan adanya ucapan oleh peserta rapat bahwa rapat sekali-kali diadakan diluar (aut door).
demikian. Assalamua'laikum Wr.Wb.

Sabtu, 06 Februari 2010

Jatuh cinta dalam pandangan Islam

Perasaan-termasuk cinta-adalah aktifitas hati, sedangkan aktifitas hati ada yang dapat d kendalikan ada juga yang berada diluar kemampuan manusia untuk mengendalikannya. Nabi Muhammad saw. sendiri mengakui hal tersebut. Dalam kaitan dengan cita kepada istri-istrinya, beliau berusaha untuk bersikap adil dan mempersamakan mereka dalam berbagai hal, termasuk dalam hal cinta. Namun beliau mangakui tak mampu dan menyadari sepenuhnya bahwa tingkat cintanya kepada masing-masing istrinya berbeda-beda. Beliau bermunajat atau menyampaikan perasaannya kepada Allah, "Ya Allah, inilah (adil dalam bidang material) yang berada dalam batas kemampuanku. Janganlah tuntut aku manyangkut sesuatu yang berada di luar kemampuanku (cinta)."
Allah swt. mengakui aktifitas hati dan menyatakan dalam konteks keadilan cinta bahwa, sekali-kali kamu tidak dapat berlaku adil (dalam hal cinta) terhadap wanita-wanita(isteri-isterimu) walaupun kamu sangat berkeinginan (untuk berlaku adil). Karena itu, janganlah kamu cenderung sepenuh kecenderungan (kepada salah seorang diantara mereka) (QS.an-Nisaa [4]: 129. ini berarti Tuhan menoleransi sikap hati yang berbeda di luar kemampuan kontrol manusia. Namun demikian, ayat ini juga mengandung larangan memperturutkan kata hati yang masih dalam kemampuan seseorang untuk mengontrolnya.
Ayat tersebut mengisyaratkan bahwa cinta terhadap siapapun apabila sudah tidak dapat terbendung maka tidaklah mengakibatkan dosa, karena Allah tidak membebani seseorang kecuali yang berada dalam batas kemampuannya. (QS.al-Baqarah [2]: 286)

Jumat, 05 Februari 2010

Rambut Gondrong dalam pandangan Agama


Bagaimana pandangan Agama tentang Rambut gondrong?, ini sering sekali terlintas di benak para peminat rambut gondrong, akan tetapi enggang untuk d tanyakan, oleh sebab itu, kami akan coba memberi jawaban melalui prespektif agama.
Terlebih dahulu perlu di ketahui bahwa Nabi Muhammad saw. sendiri memelihara rambut beliau, serta membiarkannya tumbuh sampai ketelinga beliau. Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa agama menganjurkan yang demikian, karna apa yang d lakukan Nabi itu, berpulang pada budaya masyarakat ketika itu. Al-Qur'an memerintahkan umat islam untuk ber-amar ma'ruuf wa nahi mungkar. Makruf adalah sesuatu yang dianggap baik oleh masyarakat selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.
Agama melalui Rasulullah memerintahkan, "Siapa yang memiliki rambut, maka hendaklah ia merapikannya atau menyisirnya". Pemeliharaan ini tentunya harus disesuaikan dengan perkembangan dan budaya setempat.
Kalau demikian itu ketentuan agama menyangkut rambut, maka banyak ulama yang kemudian mengaitkannya dengan selera, adat, dan budaya masing-masing masyarakat.
Memang sementara ulama berpendapat bahwa mengikuti Rasul Muhammad saw. dalam hal-hal yang tidak berkaitan dengan agama, bisa memperoleh ganjaran dari Tuhan. Namun, ganjaran itu bukan akibat "pengamalan" tetapi niat meneladani Nabi. Dengan demikian wallaahu a'lam.

Selasa, 02 Februari 2010

Wajah Wanita Bukan Aurat

Wajah wanita bukanlah aurat yang tida boleh dilihat atau diperlihatkan. Seandainya wajah wanita di masa hidup Nabi saw. Tertutup, maka mengapa kaum muslimin diperintahkan agar menahan pandangan mereka sebagaimana tersebut dalam QS. an- Nur [24]:30, "katakanlah kepada orang laki-laki beriman agar menahan pandangannya". Demikian Muhammad al-Gazali dalam bukunya, as-Sunnah an-Nabawiah baina Ahl al-Fiqh wa Ahl al-Hadits menyanggah mereka yang mewajibkan menutup wajah (hlm.44)
Al-Qadhi Iyadh menuturkan pernyataan para ulama di masanya, bahwa wanita tidak wajib menutup wajahnya di jalan umum. "itu sebabnya ayat diatas memerintahkan lelaki untuk menahan pandangannya, bukan wanita yang diperintahkan menutup wajahnya". tulis Qadhi Iyadh lebih jauh. yang lebih menunjukkan tentang kebolehan ini adalah haditz riwayat Muslim yang menguraikan bahwa, "Shuba'iah binti al-Harits berdabdang beberapa waktu setelah suaminya meninggal. setelah beberapa hari kemudian, dia melahirkan. Abu as-Sunaabil, yang melihat rias wajah Shuba'iah, menegurnya. "saya melihat anda berdandan. adakah anda sudah ingin kawin lagi? Demi Allah, sesungguhnya anda tidak boleh kawin kecuali setelah berlalu empat bulan sepuluh hari."
Abu as-Sanaabil- seperti yang dibaca di atas- melihat wajah suba'iah. seandainya menutup wajah merupakan kewajiban, tentu saja janda tersebut tidak terlihat dandanannya. Namun, walupun begitu. menurut Quris shihab, dan banyak ulama-menutup wajah bukanlah sesuatu yang haram. Menutupnya tentu lebih baik dari pada wanita-wanita yang membuka auratnya dan menunjukkan dandanannya sehingga mengundang rangsangan dan menimbulkan fitnah (gangguan).

Puisi Pembebasan

Lepaskan Ikatan!
Terbanglah melayang! Jangan pedulikan kecuali kebenaran
yang terukir dalam argumentasi yang gamblang
Dokma adalah simbol kepalsuan
Terbanglah segera dengan bersayapkan argumentasi yang masuk akal, jikalau tidak kau akan menjadi manusia palsu.
Jangan lihat sorbannya, jangan terbuai dengan kebesarannya, jangan terlena dengan kefasihannya.
Tapi dengarkan argumentasinya rasional atau tidak
Jangan sampai kau tertipu.

Rapat Pengurus tgl 31 januari 2010

Rapat pengurus hari ahad, tgl 31 januari 2010., berjalan dengan baik, meskipun rapat pengurus tidak dihadiri oleh hampir setengah dari jumlah anggota. Adapun agenda rapat, yaitu: 1. pertanggung jawaban dana pembangunan masjid
2. pembentukan panitia maulid nabi besar Muhammad saw
3. dan lain-lain yang di anggap perlu.
Pertanggung jawaban dana pembangunan mengalami sedikit kebuntuan pada saat di bacakannya dana yang di gunakan untuk pemasangan keramik dinding kiri kanan mimbar, yang mencapai dana Rp. 34.232.000,00. Ini jelas menimbulkan pertanyaan besar oleh para peserta rapat. Namun, setelah dijelaskan, bahwa dana ini memang mengalami pembengkakan hampr 3 kali lipat dari rencana anggaran. yang disebabkan terjadinya beberapa kali pembongkaran, yang hal ini jelas memakan banyak bahan, tidak hanya itu insentif untuk tukangpun mengalami pembengkakan.
Pada poin kedua yaitu pembentukan Panitia Maulid nabi Muhammad saw, juga hampir mengalami kebuntuhan, yang disebabkab saling lempar jabatan ketua panitia antara majelis taklim, dan pengurus masjid. Namun, ini tidak berlangsung lama, karna salah seorang dari pengurus bersedia menjadi ketua panitia, dan dari majelis taklim bersedia mengurus konsumsi pada saat acara.
Agenda yang terakhir, yaitu dan lain-lain, lebih banyak bercerita tentang langkah-langkah yang akan dilakukan untuk memperoleh dana pembangunan, mengingat dana yang di perlukan untuk pembangunan tempat wudhu yang baru, masih sangat besar.

Kamis, 28 Januari 2010

AL-QUR'AN

September 8th, 2007 by verra

Selamat tinggal wahai dunia duka

Selamat datang wahai dunia iman

Burung yang patah sayapnya

tak akan mati karena luka

Wahai hati yang sedih

sesungguhnya kesedihan telah enyah dari jiwaku

kini aku terliputi rona jingga

pada hakikatnya akulah muslimah

sekeping gelar yang kurasa cukup

sebab Al Qur’an adalah cercah cahaya

Islam adalah cinta dan kerinduan

Dekaplah aku wahai dunia kesucian

sahabatku adalah kebersihan hati

hingga sentuh-Mu temui asaku

tatkala kini kukibarkan bendera sunatullah

dan kugenggam erat panji-panji-Mu

yang menaungi tiap degup nafas hidup

Ketika ini manusia menjadikan syariat-Mu sebagai mecusuar

manusia dalam kelambu kebahagiaan

Rabu, 27 Januari 2010

IDUL QURBAN



Alhamdulillah kegiatan Idul Qurban berjalan dengan baik. ID Qurban 1430 H, kemarin mengorbankan hewan berupa sapi 9 ekor dan kambing 4 ekor.
panitia yang dibentuk juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kalau tahun sebelumnya yang menjadi panitia sepenuhnya ditangani oleh remaja masjid, kali ini kami bergabung dengan pengurus masjid, sehingga pelaksanaan tahun ini jauh lebih baik.

1. “Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.”
(HR. Ahmad, sanadnya hasan)

2. ”Barangsiapa memiliki hewan yang akan disembelih untuk qurban, apabila telah masuk sepuluh (hari pertama bulan Dzulhijjah), maka janganlah sedikit pun ia menyentuh (memotong) rambut (bulu)nya dan mengupas kulitnya.”
(HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud). Dalam lafazh yang lain; "Hendaklah ia menahan diri dari memotong rambut dan kukunya".
Maksudnya adalah orang yang ingin berkurban hendaklah jangan memotong rambut/bulu /kuku maupun mengupas kulit yang ada pada dirinya mulai dari tanggal 1 Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih.
Dalam sebuah riwayat yang terdapat dalam Shahih Muslim, ‘Amr bin Muslim pernah mendapati seseorang di kamar mandi sedang mencabuti bulu ketiaknya menggunakan kapur sebelum hari raya qurban. Sebagian mereka ada yang berkata: “Sesungguhnya Sa’id bin Musayyib tidak menyukai perkara ini.”

3. “ Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk kurban sedikitpun, akan tetapi hanyalah daging sembelihan biasa yang diberikan untuk keluarganya."
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

4. “ Setiap hari Tasyriq ada sembelihan"
(Dikeluarkan oleh Ahmad (4/8), Al-Baihaqi (5/295), Ibnu Hibban (3854) dan Ibnu Adi dalam "Al-Kamil" (3/1118) dan pada sanadnya ada yang terputus. Diriwayatkan pula oleh Ath-Thabari dalam 'Mu'jamnya" dengan sanad yang padanya ada kelemahan (layyin). Hadits ini memiliki pendukung yang diriwayatkan Ibnu Adi dalam "Al-Kamil" dari Abi Said Al-Khudri dengan sanad yang padanya ada kelemahan. Hadits ini hasan Insya Allah, lihat 'Nishur Rayah" (3/61).) Hadits ini mengandung makna diperbolehkannya memotong sembelihan selama hari tasyrik. Demikian Imam Ahmad, sebagaimana dikutip Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam Zadul Ma`ad.

5. “ Nabi berkurban dengan dua domba jantan yang berwarna putih campur hitam dan bertanduk. beliau menyembelihnya dengan tangannya, dengan mengucap basmalah dan bertakbir, dan beliau meletakkan satu kaki beliau di sisi-sisi kedua domba tersebut"
(HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Daud)

6. "Makanlah kalian, simpanlah dan bersedekahlah"
(HR. Bukhari, Muslim, Abu Daud). Maksudnya daging qurban itu diperuntukkan untuk makan, disimpan, dan disedekahkan.

7. Ali radhiyallahu ia berkata,(yang artinya) : “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan aku untuk mengurus kurban-kurbannya, dan agar aku bersedekah dengan dagingnya, kulit dan apa yang dikenakannyaa* dan aku tidak boleh memberi tukang sembelih sedikitpun dari hewan kurban itu. Beliau bersabda : Kami akan memberikannya dari sisi kami"
(HR. Muslim, Abu Daud, dan Ahmad. Bukhari meriwayatkannya (1716) tanpa lafaz : "Kami akan memberinya dari sisi kami".)
*Dalam Al-Qamus yang dimaksud adalah apa yang dikenakan hewan tunggangan untuk berlindung dengannya.

Dari berbagai sumber
Tags: hadits
Prev: Hadits Dha`if Seputar Qurban
Next: Iman adalah Mutiara (Japanese ver)